Di San Siro, Arsenal Tanpa Toure
Frustasi. Itulah kesan yang dapat ditangkap melihat wajah para pemain Arsenal termasuk manajer tim, Arsene Wenger, seusai menjalani leg pertama babak 16 besar Liga Champions menjamu juara bertahan AC Milan di Emirates Stadium, tadi malam. Meski menguasai jalannya pertandingan, Emmanuel Adebayor dkk gagal menjebol gawang Rossoneri yang dikawal Zeljko Kalac.
Secara matematis, peluang Wenger dan Arsenal melaju ke babak perempat final masih tetap terbuka. Meski demikian, upaya Adebayor dkk di leg kedua yang akan digelar di San Siro, Milan, Selasa, 4 Maret mendatang tambah berat. Pasalnya, Kolo Toure, bek andalan Wenger di jantung pertahanan dipastikan bakal absen. Toure mengalami cedera betis saat memblok tendangan striker muda Rossoneri, Alexandre Pato, ketika pertandingan babak pertama tadi malam baru berlangsung tujuh menit.
“Kolo (Toure) menderita cedera betis. Secara kasat mata saya kira ia bakal absen minimal tiga sampai empat minggu. Cederanya itu merupakan konsekuensi dari keikutsertaannya di Piala Afrika 2008 lalu,” ungkap Wenger seperti yang dikutip BBC Sports News.
Meski tanpa Toure, Wenger cukup optimis anak-anak asuhannya bisa kembali unjuk gigi di San Siro. Apalagi, Arsenal punya pengalaman manis di musim 2003 lalu menghancurkan Inter Milan dengan skor sangat telak 5-1.
“Leg kedua menjanjikan partai yang sangat menarik. Kami mampu menjaga gawang kami. Di lain pihak, kami sendiri gagal menyelesaikan sejumlah peluang yang kami peroleh. Pasalnya, para pemain kami tampil rada gugup dan melakukan tembakan yang gampang dibaca kiper lawan. Meski demikian, tampil dengan tempo tinggi 90 menit, saya rasa kami punya peluang untuk melaju ke babak selanjutnya,” terang Wenger.
Di lain pihak, pelatih Rossoneri, Carlo Ancelotti bersikap hati-hati menyikapi keberhasilan timnya menahan laju The Gunners di kandangnya sendiri. “Peluang kedua tim masih sama kuat. Posisi kami belum aman sebelum leg kedua dilangsungkan. Yang pasti, Arsenal telah membuktikan mereka adalah tim yang kuat dan punya kualitas,” tegas Ancelotti.